Ibnu Aqil Labs

Ibnu Aqil Labs

Riset dan teknologi yang tumbuh dari pesantren

Ibnu Aqil Labs adalah laboratorium riset Pondok Pesantren Tahfiz Ibnu Aqil Medan, dibangun sejak April 2025 oleh direktur pondok, Lukmanul Hakim, Lc., M.Ag, Gr. Kami mengembangkan teknologi pendidikan, menumbuhkan literasi digital santri, dan menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat di sekitar pondok.

Penelitian aktif dan selesai
4
Riset sedang berjalan
4
Anggota tim
3
Berkarya sejak
2022

Riset berjalan

Yang sedang kami kerjakan

Proyek yang saat ini dikerjakan santri dan tim Labs, tumbuh langsung dari kebutuhan pondok dan warga sekitar.

  1. Absensi Sholat Berjamaah dengan Sidik Jari

    Perangkat ESP32 dan sensor sidik jari yang mencatat kehadiran sholat berjamaah santri, tetap bekerja tanpa internet, dan menyetor log ke dasbor rekap pondok.

    IoT & Lingkungan

    Dua unit kini melayani sholat berjamaah santri putra di masjid. Kehadiran per sesi, per kelas, dan per unit terekap otomatis menggantikan absen kertas.

  2. Silah: Telepon Kiosk Santri untuk Menghubungi Wali

    HP Android terkunci yang hanya bisa menelepon nomor wali yang disetujui, dengan kuota, batas durasi, dan jam layanan, sehingga santri tetap dekat dengan keluarga tanpa memegang HP.

    Sistem Informasi

    Dua kiosk melayani santri putra. Setiap panggilan tercatat, kuota adil per santri, dan santri yang lama tidak menghubungi rumah kini terlihat oleh musyrif.

  3. Athīr: Panel Siaran TOA Pondok dari Browser

    Petugas piket bisa bicara langsung ke speaker TOA dari HP, atau mengetik pengumuman yang dibacakan suara AI dalam beberapa bahasa, lengkap dengan jadwal tugas dan riwayat siaran.

    Sistem Informasi

    Pengumuman dan panggilan santri bisa disiarkan dari mana saja di lingkungan pondok, dan setiap siaran tercatat lengkap dengan nama petugasnya.

  4. SiColek: Sistem Coblos Elektronik untuk Pemilihan OSIA

    Pemilihan ketua organisasi santri tanpa kertas suara: santri masuk dengan kartu QR, memilih di bilik komputer, dan hasil langsung tampil di layar aula begitu pemungutan ditutup.

    Sistem Informasi

    370 pemilih, yaitu 330 santri dan 40 pemilih di luar santri, memberi suara tanpa kertas. Penghitungan selesai begitu sesi ditutup, dan hasilnya diumumkan langsung di aula.

Dampak

Dampak yang kami kejar

Kami mengukur keberhasilan bukan dari jumlah publikasi, melainkan dari perubahan yang dirasakan warga, santri, dan dunia pesantren.

Tiga santri bersorban putih bersama pemilik warung di depan rak jajanan, memegang bingkisan bersama

Masyarakat sekitar pondok

Teknologi yang kami kembangkan harus terasa manfaatnya oleh keluarga santri dan tetangga pondok.

  • Wali santri tetap terhubung dengan anaknya lewat telepon kiosk
  • Santri hadir di tengah warga, bukan hanya di depan layar
  • Pendampingan berkelanjutan, bukan sekali kunjungan
Dua santri berseragam hijau dan berpeci hitam menulis catatan di buku tulis, berdampingan di meja belajar

Santri

Santri tumbuh menjadi peneliti dan pemimpin tanpa mengorbankan ritme hafalannya.

  • Kemampuan teknologi yang relevan dan aplikatif
  • Pengalaman riset dari masalah nyata
  • Kepemimpinan proyek yang menjaga hafalan
Ustadz menjelaskan bagian mikroskop di depan papan tulis kepada santri yang duduk di kelas

Pendidikan pesantren

Hasil riset dirilis terbuka agar pesantren lain dapat memakainya tanpa memulai dari nol.

  • Perangkat lunak sumber terbuka untuk pesantren
  • Metode dan panduan yang bisa direplikasi
  • Jejaring berbagi pengalaman antar pesantren

Prinsip

Prinsip kerja kami

  • Bermanfaat dulu

    Riset berangkat dari masalah nyata pondok dan warga, bukan dari tren.

  • Terbuka

    Kode dan panduan dirilis terbuka agar bisa dipakai dan diperbaiki bersama.

  • Menjaga adab & privasi

    Data santri dan warga dijaga; setiap proyek ditinjau para pengasuh.

  • Tidak mengganggu hafalan

    Jadwal kegiatan teknologi tunduk pada ritme tahfiz dan ibadah.

Tim

Tim di balik Labs

Para asatidz yang mendampingi santri meneliti, merancang, dan membangun teknologi untuk pondok.

  • Foto Muhammad Adil

    Muhammad Adil, S.Kom

    Kepala Labs & Pengasuh Bidang Teknologi

    Arah riset dan pengembangan sistem informasi pondok.

  • Foto Husaini Lubis

    Husaini Lubis, S.Pd

    Peneliti Teknologi Pendidikan

    Media belajar dan penerapan teknologi di kelas.

  • Foto Huzaifi Al-Madani

    Huzaifi Al-Madani, S.Ag

    Desain & Arsitektur

    Rancangan visual dan tata ruang proyek Labs.

Labs dibangun sejak April 2025 oleh Lukmanul Hakim, Lc., M.Ag, Gr., Direktur Pondok Pesantren Tahfiz Ibnu Aqil Medan, dan bekerja bersama para pengasuh serta santri senior.

Kolaborasi

Mari berkolaborasi

Kami membuka pintu bagi pesantren, kampus, komunitas, dan lembaga yang ingin meneliti bersama atau mereplikasi solusi kami di tempat masing-masing.

  • Riset bersama
  • Magang santri
  • Replikasi solusi